Minggu, 02 November 2014

Bento ku yang malang



I’m Moslem and I’m dog lover. Mungkin kata itu terlalu “nyentil” di hati. Banyak yang bilang kalau seorang muslim tidak boleh memelihara anjing, karena najis. Aku sangat enyukai anjing, ia adalah hewan yang penurut dan jga pintar. Rasanya hatiku sedikit bergejolak, lalu aku banyak mencari referensi tentang hal itu. Banyak yang bilang memang orang muslim apalagi sholat tidak boleh memelihara anjing. Katanya ibadah yang telah dilakukan tidak akan diterima oleh Allah SWT selama 40 hari. Woow, serem juga ya, berarti percuma dong, hanya gara-gara memelihara anjing. Setelah menemukan referensi yang sedikit bisa meringankan beban hatiku, aku bisa sedikit bernafas lega. Ada teman yang mengatakan, boleh-boleh saja memelihara anjing, asalkan jangan sampai terkena liurnya. Aku cari lagi referensi tanya „mbah Google“ nemu Blog bagus, katanya orang islam pun juga boleh memelihara anjing, kan anjing juga makhluk ciptaan Allah SWT, sebagai seorang manusia yang mempunyai hati nurani kan juga diwajibkan menyayangi makhluk ciptaan Allah SWT yang lain, termasuk binatang (anjing) sekalipun.

Yeyyy, akhirnya aku punya anjing yang pertama. Namanya BROWNIE, sebenarnya ada artinya sih, karena anjingku berwarna coklat, maka ku beri nama Brown, kalau Nie itu miliknya Eny (N-nie), hehehe... Tapi apalah arti sebuah nama. Ini adalah anjingku yang bernama Brownie, ia adalah anjing betina. Tapi aku kurang tahu termasuk dalam ras apa.

Brownie

Akhirnya Brownie pun mempunyai 4 anak. Tapi sayangnya mati 1 waktu lahir. Masih ada 3 anak Brownie, 2 diantaranya kembar, dan yang satu berwarna hitam mirip anjing Rotweiler dari Jerman. Yang hitam diminta tetanggaku, sedih sih, tp gakpapa. Aku kan masih punya 2 anjing kembar. Namanya CHIKO dan BENTO. Lucunya anjing itu, warnanya putih ada totol-totol coklatnya, Terus matanya kayak Bajak Laut.



Bento mempunyai mata sebelah kanan biru, dan sebelah kiri hitam. Badannya pun gemuk, kalau jalan lucu banget. Chiko dan Bento selalu bersama, gak bisa dipisahkan, beneran kaya saudara kembar (emang kembar sih). Tidurpun selalu berdua dan bersama si Brownie induknya.




Akhirnya pada suatu malam hari, Chiko harus pergi karena dicuri orang. Saat itu induknya si Brownie sedang  pergi, entah kemana. Si kembar itu hanya tidur berdua di bawah kursi. Tiba-tiba banyak anjing yang melonglong, aku pun keluar dan melihat keadaan. Ternyata Chiko tidak ada di tempat. Seseorang telah mencurinya. Aku sangat shock dan aku mengutuk orang yang telah mencuri anjingku itu. Aku kasihan melihat Bento, akhirnya dia sendiri, kehilangan saudara kembarnya. Paginya aku terpaksa menjual anjingku Brownie, karena dia berubah menjadi galak dan suka mengejar orang.
Oh Tuhan, aku sangat tahu betapa hancurnya hati Bento, aku tahu bagaimana perasaan anjing kecil itu, malam kehilangan saudaranya dan paginya kehilangan induknya. Saat malam tiba, ia hanya tertegun menaruh kepalanya di atas lantai, aku tahu Bento sedang mengingat saudaranya dan induknya. Ia begitu masih kecil dan masih membutuhkan kehangatan tubuh induknya. Forgive me Bento. I don’t have a choice, I didn’t mean to hurt you, but I promise, that I’ll always take care of you.

Aku sangat senang, Bento sudah tumbuh besar dan menjadi anjing yang penurut. Setiap ku panggil namanya Bento, Bento, Bento…. ia selalu berlari ke arahku dengan girangnya. Setiap aku pergi Bento selalu mengikutiku, dan setiap aku baru pulang, Bento selalu menyambutku dan berlari ke arahku, dengan harapan dapat belaian dariku dan mendapat makanan. Banyak sekali yang ingin memiliki Bento, banyak yang menawar dengan harga yang lumayan, tapi aku menolaknya. Aku aku gak mau kehilangan Bento. Di rumahku juga ada seekor kucing, dan yang paling mengherankan Bento selalu rukun dengan kucing itu, tidur pun kadang selalu berdua. Mungkin Bento merasa menemukan saudaranya kembali. Biasanya kan anjing selalu bertengkar dengan kucing. Tapi kucingku emang sedikit jahil, kadang ia suka mencakar-cakar Bento, tapi Bento cuma diam dan kadang kalau sudah kesel dengan tingkah si kucing itu, Bento cuma meraung dan pergi, hahahaa.

Pada suatu hari Bento sakit, ia kelihatan sangat lelah dan kesakitan. Aku bisa melihat dari dalam matanya dengan tatapan yang sayu. Seakan ia mengatakan “Eny, aku sakit”. I can’t do anything for Bento. Badannya terlihat sangat kurus, bahkan untuk berdiri saja ia sangat keberatan dan kesulitan. Oh my God, what’s wrong with you Bento? Selama 2 hari ia sama sekali tidak makan dan minum, wajahnya pucat, keadaanya sangat memprihatinkan. Dan selama 2 hari itu Bento selalu tidur di bawah pohon pisang di depan rumahku. Bento, I can’t say anything, aku hanya bisa berharap kau cepat sembuh dan pulih kembali, aku tahu kau anjing yang kuat. Amin....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar